Gimana kabarnya? Udah ngopi belum,hehe..
Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini yang namanya manusia zaman Now tak akan lepas dari yang namanya Hp atau bermedsos (media sosial), walaupun ada yang tidak bermedsos (media sosial), itupun hanya sebagian yang sangat kecil, sekecil biji sawi, hehe..
Kalau kita lihat aktivitas bermedsos, bisa dipetakan ada dua efek/pengaruh: Pertama, ada yang positif. Kedua, ada yang negatif. Jadi tak selamanya bermedsos itu negatif sebagaimana yang digaungkan oleh segelintir orang.
Mari kita sekarang mulai dari pengaruh yang positif dulu, tapi sebelumnya jangan lupa kopinya diseruput dulu, hehe... ☕☕
Media sosial itu baik facebook, instagram, whatsApp, twitter dan lain sebaginya pada hakikatnya ibarat pisau, yaitu benda mati yang tajam dan siap dimainkan, tau pisau kan sahabat? hehe..
Pisau akan sangat bermanfaat saat dipegang oleh tuannya yang baik seperti dibuat mengiris bawang didapur atau buat menyembelih hewan kurban, sangat bermanfaat sekali bukan? Hehe. Begitu juga Media Sosial ketika yang megang adalah orang baik dan dibuat hal-hal yang baik tentu sangat bermanfaat, seperti adanya WhatsApp (contoh kecil) yang dibuat grup sebagai ajang silaturahmi sesama keluarga atau teman-teman sekolah, bagus banget bukan..!!! Hehe... Jadi tak selamanya medsos itu negatif.
Dan sekarang mari kita lanjutkan kepada efek Negatif dari bermedsos, tapi jika kopinya sudah habis, Buat lagi ya sahabat, hehe...
Efek negatif dari medsos tentu ada dan itupun sangat diakui oleh sebagian orang, terutama emak-emak yang setiap pagi terkadang dibikin sebel sama anak-anaknya yang gak mau beres-beres kamar tidurnya gara-gara sibuk balas chat WA temannya & sibuk main Game. Awas jangan tersinggung ya, hehe..
Seperti tulisan saya diatas Media Sosial itu ibarat pisau yang tajam dan siap dimainkan, tak luput juga Medsos jika pemegangnya orang-orang yang jahat dan picik prilakunya tak jarang Media Sosial dibuat alat jahat yang mendholimi orang lain, Contoh Kecilnya adalah menyebarkan berita Hoax yang tak jarang membuat si korban merasakan kerugian yang sangat besar dan mencemaskan, seperti penyebaran adanya berita bohong "Akan terjadinya Gempa pada jam jam sekian dan hari sekian ". Hoax atau berita bohong ini tentu sangat mencemaskan dan meresahkan terutama bagi Daerah yang dijadikan titik Gempa.
Sekarang tinggal kita pilih, mau jadi penikmat Medsos yang baik atau yang tidak baik.
Oleh karena itu saran saya bijaklah dalam bermedsos,menimal kita tidak menambah panasnya hiruk-pikuk di Alam Medsos.
Semoga kita termasuk orang yang bijak.
Amin...
(Um)

Mantap kak..��
BalasHapusSiap trimakasih
BalasHapus